Terorisme, Komodifikasi Rasa Takut dalam Infotainment: Melihat Kasus Bom Sarinah dengan Pandangan Ekonomi Politik Media Massa

Fokus penelitian ini adalah komodifikasi terorisme di media massa. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian teks dan studi pustaka. Peneliti melihat bahwa media massa tidak hanya menjadikan terorisme sebagai topik utama dalam berita konvensional. 

Munculnya infotainment menjadikan informasi tentang terorisme sebagai suguhan yang menghibur, bahkan peristiwa yang menegangkan menjadi tontonan yang menarik. Melalui infotainment, kasus teror pemboman Sarinah dikomodifikasi sebagai informasi yang menjual keharuan dan ketakutan menjadi tontonan yang menyenangkan dan menghibur. Dengan demikian tontonan ini diharapkan dapat meningkatkan rating TV (baca: menghasilkan laba yang besar). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infotainment dapat membuat kasus terorisme dikaitkan dengan selebritas. Kontennya juga tidak berupa ulasan jurnalisme yang mendalam, karena informasinya hanya berkisar di sekitar orang-orang terdekat selebritas dan satu atau dua ahli yang mengomentari kasus pemboman Sarinah. Hal ini menjadi nilai baru dalam menyampaikan berita terorisme. 

DOI: https://doi.org/10.22236/komunika.v7i1.5565

Full PDF : https://journal.uhamka.ac.id/index.php/komunika/article/view/5565/1932

This Website supported by : www.uhamka.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jurnal Ilmu Komunikasi 2020

Desakralisasi Figur Ustadz dalam Sinetron (Analisis Isi terhadap Figur Ustadz Kemed dalam Sinetron Dunia Terbalik di RCTI)

Seorang guru (ustadz) dalam Islam adalah seorang yang berilmu dan alim. Perannya digambarkan sebagai orang suci yang dapat membimbing umat.

Selengkapnya...
Jurnal Ilmu Komunikasi 2020

Nilai Kemanusiaan dalam Akun Instagram Komunitas Manusaya @manusaya.project sebagai Dukungan Kepada Anak-Anak LPKA Salemba Jakarta (Analisis Isi Kualitatif)

Instagram adalah salah satu media baru yang termasuk dalam media sosial. Instagram merupakan media sosial yang efektif dalam penyampaian pesan, karena jutaan orang sudah mempunyai akun Instagram dan aktif menggunakannya.

Selengkapnya...
Jurnal Ilmu Komunikasi 2020

Strategi Akomodasi Komunikasi Mahasiswa Asing dalam Interaksi Antarbudaya (Studi pada Mahasiswa Thailand Selatan di UHAMKA)

Studi ini bertujuan untuk menentukan strategi akomodasi komunikasi yang dilakukan oleh Siswa Thailand Selatan karena hambatan yang dialami dalam menjalani interaksi sosial di lingkungan baru membuat komunikasi mereka tidak efektif. Hambatan yang muncul terkait dengan masalah identitas budaya, terutama bahasa.

Selengkapnya...